7.10.10

Simbol Arsitektur II


Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kotaperancangan perkotaanarsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunandesain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Karya arsitektur sebagai simbol :

kekuasaan : politik, kebangkitan/kejayaan kebangsaan, ekonomi, demokrasikemajuan, teknologi, sustainability approach.


SIMBOL KEKUASAAN (POLITIK)

Louis XIV (1638 - 1715). Louis XIII membangun Versailles sebagai tempat singgah untuk berburu yang kemudian diperbesar menjadi pusat pemerintahan oleh Louis XIV. Kastil ini kemudian menjadi tempat tinggal sejak abad ke 18 dalam kekuasaan Louis XV dan Louis XVI. Keluarga kerajaan dan pemerintahan memutuskan keluar dari Versailles pada tanggal 6 Oktober 1789. Hari-hari pertama revolusi Prancis tahun 1837, Louis Philippe membuat kastil tersebut menjadi museum yang menggambarkan masa-masa kejayaan dalam sejarah Prancis.

SIMBOL KEBANGKITAN BANGSA
Arc de Triompe merupakan salah satu monumen paling terkenal di kota Paris yang menjadi latar belakang perkotaan di Paris. Pembangunan monumen ini telah direncanakan sejak 1806 oleh Napoleon setelah kemenangannya di Austerlitz. Proses penyelesaian konstruksi fondasi dasar monumen ini memakan waktu selama 2 tahun pengerjaan, dan ketika Napoleon memasuki kota Paris dari barat bersama Archduchess Marie Louise dari Austria pada tahun 1810, ia sudah apat melihat monumen ini terbentuk dari kontruksi kayunya. Arsitek dari monumen ini, Jien Chalgrin meninggal pada tahun 1811. Pembangunan monumen ini dilanjutkan oleh JeanerbNicolas Huyot di atas gerbang Brandenburger terdapat Quadriga, yaitu sebuah kereta yang ditarik oleh empat ekor kuda yang didorong oleh Victoria, dewi romawi kemenangan. Desain gerbang didasarkan pada Propylea , pintu gerbang Acropolis di Athena , yunani dan konsisten dengan sejarah Berlin klasisisme arsitektur (pertama, Baroque dan kemudian neo-Palladian)

SIMBOL DEMOKRASI
  1. National Mall, Washington DC, merupakan landmark ibukota Amerika Serikat. Gedung putih sebagai kantor Presiden dan gedung capitol sebagai kantor senat dan kongres 'terhubungkan' oleh National Mall di ibukota Amerika Serikat ini.
  2. Reichstag (Bundestag) Berlin, gedung ini didirikan sebagai tempat dimana Reichstag atau parlemen kekaisaran Jerman akan bersidang. Gedung ini dibuka pada tahun 1894 dan memberi tempat Reichstag sampai tahun 1933, kemudian mejadi sekali lagi parlemen bagi Jerman dari tahun 1999 sampai sekarang.
SIMBOL KEMAJUAN TEKNOLOGI
  1. Menara Eiffel, dibangun dalam rangka pekan pemran dunia dan perayaan revolusi Prancis, menara dengan bendera berkibar di puncaknya diresmikan pada tanggal 31 Maret 1889. Menara ini dibangun dan selesai selama 26 bulan kemudian. Rencananya menara ini akan dirobohkan setelah brlangsungnya pameran dunia 1900, tetapi rencana ini dibatalkan karena bangunan ini dianggap menarik dan dapat menjadi simbol kota Paris.
  2. Centre Georges Pompidou, dibangun pada kurun waktu 1971 - 1977 dan dikenal sebagai Pompidou Centre, yaitu suatu area di Beaubourg dari distrik 4th arrondissment dari kota Paris. Gedung ini dibuka untuk umum pada tanggal 3 Desember 1977.

SIMBOL KEKUASAAN EKONOMI
World Trade Center
Selasa pagi, 11 September 2001 dua menara kembar World Trade Center ditabrak 2 pesawat jet komersial dan secara ajaib runtuh vertikal ke bawah. Pemerintahan Bush menjadikan peristiwa ini sebagai "gong" untuk memulai perang melawan semua musuh-musuh AS yang disebutnya teroris.

SIMBOL SUSTAINABILITY APPROACH
Cara-cara mengatasi global warming :
  1. mengurangi pemakaian bahan bakar fosil secara drastis
  2. mengurangi deforestasi
  3. memberlakukan standar emisi kendaraan bermotor
  4. memperbaiki kesadaran masyarakat akan sampah dan lingkungan
  5. mengusahakan penggunaan energi alternatif
  6. sanksi emisi
Kesimpulan:
bangunan adalah produksi manusia yang paling kasat mata. Namun, kebanyakan bangunan masih dirancang oleh masyarakat sendiri atau tukang-tukang batu di negara-negara berkembang, atau melalui standar produksi di negara-negara maju. Arsitek tetaplah tersisih dalam produksi bangunan. Keahlian arsitek hanya dicari dalam pembangunan tipe bangunanyang rumit, atau bangunan yang memiliki makna budaya / politis yang penting. Dan inilah yang diterima oleh masyarakat umum sebagai arsitektur. Peran arsitek, meski senantiasa berubah, tidak pernah menjadi yang utama dan tidak pernah berdiri sendiri. Selalu akan ada dialog antara masyarakat dengan sang arsitek. Dan hasilnya adalah sebuah dialog yang dapat dijuluki sebagai arsitektur, sebagai sebuah produk dan sebuah disiplin ilmu.

Simbolisasi dalam Arsitektur

Arsitektur adalah bidang multi-dispilin, termasuk di dalamnya adalah matematikasainsseniteknologihumaniorapolitiksejarahfilsafat, dan sebagainya. Mengutip Vitruvius, "Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni". seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme,empirisismefenomenologi strukturalismepost-strukturalisme, dan dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang mempengaruhi arsitektur.


Arsitektur sekarang ini memiliki utility sebagai:
- Karya seni
- Simbol politik & budaya. 

Sedangkan dalam macam"nya :
- arsitektur mikro
- arsitektur makro


Yang dimaksud dengan arsitektur sebagai simbol politik / kekuasaan : bangunan, perabotan yang dapat mencerminkan betapa berkuasanya rezim tersebut. 

Contohnya : Borobudur yang menjadi lambang besarnya kekuasaan raja-raja pada jaman dahulu, benteng" di Japan yang didirikan pada jaman perang untuk menjadi benteng pertahanan suatu kekaisaran di masa itu.

Hampir disetiap bangunan yang mencerminkan kemegahan politiknya, dibuat berdasarkan garis poros atau sejajar, seperti Kraton Yogyakarta yang yang titik poros keatas nya mengarah ke gunung dan ke selatan ke pantai selatan.

Filsafat Bahasa


Bahasa melayu purba berkembang pada saat zaman Sriwijaya di abad 4 sampai 14.
Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern.
Kerajaan Sriwijaya (dari abad ke-7 Masehi) memakai bahasa Melayu (sebagai bahasa Melayu Kuno) sebagai bahasa kenegaraan. Hal ini diketahui dari empat prasasti berusia berdekatan yang ditemukan di Sumatera bagian selatan peninggalan kerajaan itu. Pada saat itu bahasa Melayu yang digunakan bertaburan kata-kata pinjaman dari bahasa Sanskerta. Sebagai penguasa perdagangan di kepulauan ini (Nusantara), para pedagangnya membuat orang-orang yang berniaga terpaksa menggunakan bahasa Melayu, walaupun secara kurang sempurna. Hal ini melahirkan berbagai varian lokal dan temporal, yang secara umum dinamakan bahasa Melayu Pasar oleh para peneliti. Penemuan prasasti berbahasa Melayu Kuno di Jawa Tengah (berangka tahun abad ke-9) dan di dekat Bogor (Prasasti Bogor) dari abad ke-10 menunjukkan adanya penyebaran penggunaan bahasa ini di Pulau JawaKeping Tembaga Laguna yang ditemukan di dekat ManilaPulau Luzon, berangka tahun 900 Masehi juga menunjukkan keterkaitan wilayah itu dengan Sriwijaya.
Kemudian berkembang lagi menjadi bahasa melayu klasik dari abad 14 hingga abad 18, sejak abad 18 dikenal dengan istilah bahasa Melayu peralihan lalu berkembang lagi menjadi bahasa melayu baru di abad ke 20. 

Lalu bahasa itu menjadi bahasa melayu modern yang digunakan sebagai bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia. kemudian Pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 menjadi barulah diresmikan menjadi bahasa Indonesia.

Ciri-ciri Bahasa Melayu Kuno :
Aksara b sekarang berupa v (antara v dan w)
Tidak ada lafal e (berbentuk a atau o)
Awalan di-, dulu berupa ni-
awalan me-, dulu berupa ma-

Kemudian Malaysia, Singapore , Indonesia dan Brunei Darussalam membuat suatu lembaha bahasa bersama.
Dan akhirnya bahasa indonesia bisa berdiri sendiri dengan bantuan bahasa dari Malaysia, sehingga bahasa Indonesia dan Malaysia dianggap serumpun karena bahasanya yang hampir sama.


Pada awal abad ke-20, bahasa Melayu pecah menjadi dua. Di tahun 1901, Indonesia di bawah Belanda mengadopsi ejaan Van Ophuijsen sedangkan pada tahun 1904 Malaysia di bawahInggris mengadopsi ejaan Wilkinson.